adha panca wardanu

Beranda » Backpacker » Menyisir Keindahan Pantai Pulau Datok

Menyisir Keindahan Pantai Pulau Datok

Statistik Blog

  • 326,570 hits

Fan Page

Arsip

Go Green Indonesia

go green indonesia!

Negeri ini terlalu banyak tempat yang indah, sehingga rasanya tak habis-habis bila kita kunjungi. Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang keindahan alam di pesisir selatan wilayah Kalimantan Barat, tepatnya Pantai Pulau Datok di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. 

Pulau Datok merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Kayong Utara. Letaknya tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten kayong utara. Untuk sampai di Pantai Pulau Datok kita hanya perlu waktu 10 menit dari pusat kota Sukadana. Namun bila kita dari Kota Pontianak akan memakan waktu yang cukup lama. Perjalanan dari kota Pontianak dapat di tempuh melalui udara maupun laut dan darat. Jika kita memilih jalur udara maka kita akan memerlukan waktu total ± 3 jam dengan rincian 45 menit dengan menggunakan pesawat dari bandara Supadio Pontianak ke bandara Rahadi Usman di Ketapang. Dari kota Ketapang, dilanjutkan perjalan darat kurang lebih 2 jam atau dengan jarak tempuh 78 km.

Setelah sampai di kota sukadana, kita langsung menuju lokasi objek wisata pantai pulau dato. Kesan pertama kali yang terasa ketika sampai di pantai pulau dato adalah seperti masuk disuatu desa kecil yang penuh sambutan ramah dari masyarakat sekitar.

Terus ke dalam perjalannan kita lanjutkan, maka kita akan merasa masuk ditepian hutan dengan rindangnya pohon yang berukuran besar disekelilingnya, semakin ke dalam kita mulai merasakan angin laut yang mulai berhembus dan mulai terdengar suara ombak-ombak kecil yang menjamah bibir pantai. Jauh memandang, maka kita akan air laut yang biru dan luas serta hamparan pasir putih yang memanjang yang membetuk setengah lingkaran yang dibatasi perbukitan.

Sungguh indah, pemandangan di pantai pulau datok ini, masih asri dan alami. Ombak yang tenang, pasir yang putih dan bersih disertai hembusan angin yang memanjakan mata membuat kita tak ingin lekas pergi meninggalkan pantai ini. 

Di ujung pandangan terihat perahu-perahu nelayan yang terombang-ambing diatas air laut yang biru, bias-bias cahaya pantulan matahari membuat air laut berkilau bak berlian yang indah ditengah laut. Sungguh besar kuasaMU Ya Allah….., membuat kami takjub dan mengagungkan kebesaran Mu.


1 Komentar

  1. siti hardiyanti nurpratama mengatakan:

    lebih perbanyak info tentang daerah kite, supaye para wisatawan tak segan datang ke tempat kite🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Dahlan Iskan

  • Setelah Istri Membawa Rezeki Scaffolding
    Senin, 27 Juni 2016 Hilangkan kebencian! Kata Mohed. Sekian puluh tahun kemudian, Mohed, yang waktu kecil dididik dengan penuh kebencian, memiliki lebih dari seratus perusahaan. Di seratus negara. Menarik: dia orang Syria. Suku Badui. Yang dulu hidup berpindah-pindah di padang pasir. Kini Mohed tinggal di Prancis Selatan. ”Itulah kunci sukses saya,” ujar Moh […]
  • Pengakuan dari Tangis dalam Pelukan
    Senin, 20 Jun 2016 Awalnya Donald Trump seperti mendapat senjata baru: seorang beragama Islam menembaki orang Amerika di sebuah nite club bernama Pulse di Orlando. Penembakan di Minggu dini hari itu membuat 49 orang tewas. Sangat mengejutkan sekaligus wow: terbesar dalam sejarah Amerika untuk sebuah penembakan yang dilakukan satu orang. Hanya dalam hitungan […]
  • Di Saat Ali Meninggal, Komedi Tidak Mati
    Senin, 13 Juni 2016 Muhammad Ali sudah pergi. Tapi, dia tidak pernah meninggal. Itulah kata penutup yang manis dari sambutan seorang komedian terkemuka Amerika Billy Crystal. Dia bukan hanya pemegang 33 award di bidang komedi, tapi juga dianggap adik sendiri oleh almarhum Ali. Jutaan orang menyaksikan secara live siaran tv acara besar di gedung basket … Baca […]
  • Tahun Lalu Berkunjung, Sekarang Melayat
    Minggu, 12 Juni 2016 Untuk menghadiri pemakaman jenazah Muhammad Ali di Louisville, kota terbesar di Negara Bagian Kentucky, saya harus mengendarai mobil ke arah timur selama 2,5 jam dari tempat tinggal sementara saya di kota kecil Evansville. Saya berangkat pukul 08.30 karena salat jenazah dilaksanakan pukul 12.00 tepat. Perjalanan lancar karena selama 2,5 […]
  • Humor Tinggi dan Marahnya Seorang Presiden Santun
    Senin, 6 Jun 2016 Presiden Obama kembali jadi pelawak. Di depan forum tahunan wartawan Washington bulan lalu, gelak tawa tidak habis-habisnya. Seperti setahun sebelumnya: setengah jam pidato tepuk tangannya lebih dari 70 kali. Salah satu sasaran humornya tentu para calon presiden. Setelah lama ngelawak dan ngerjain dua capres dari partainya sendiri, Bernie S […]
  • Kembali ke Kesukuan dengan Alat Keglobalan
    Senin, 30 Mei 2016 Kini ada banjir yang tidak mengenal musim: banjir informasi. Ada semangat yang terus kian tinggi: semangat membuat grup di media sosial. Itulah gejala baru pada zaman media elektronik sekarang ini. Ada baiknya, ada bahayanya. Dan yang pasti banyak repotnya. Dan sering low batt-nya. Hampir tiap minggu saya di-invite. Untuk dimasukkan satu … […]
  • Alat Vital Baru dengan Harga Bermiliar
    Senin, 23 Mei 2016 Sukses ini begitu penting di Amerika. Sukses uji coba transplan penis. Jadi salah satu berita terpenting. Sebab, begitu banyak tentara yang rusak kemaluannya di medan perang. Utamanya di Afghanistan, Iraq, dan sekitarnya. Mereka adalah orang-orang perkasa. Masih muda. Belia. Banyak yang baru 20 tahun. Kuat-kuatnya. Meski tidak mati, tanpa […]

RSS Catatan Pinggir

  • Origami
    Seorang penulis sejarah yang baik tahu bahwa ia seorang penggubah origami. Ia membangun sesuatu, sebuah struktur, dari bahan-bahan yang gampang melayang. Sebab bahan penyusunan sejarah sesungguhnya bagaikan kertas: ingatan. Ingatan tak pernah solid dan stabil; ingatan dengan mudah melayang tertiup. Seperti kertas, ketika ia menampakkan diri di depan kita, se […]
    anick
  • Batman
    Batman tak pernah satu. Maka ia tak berhenti. Apa yang disajikan Christopher Nolan sejak Batman Begins (2005) sampai dengan The Dark Knight Rises (2012) berbeda jauh dari asal-muasalnya, tokoh cerita bergambar karya Bob Kane dan Bill Finger dari tahun 1939. Bahkan tiap film dalam trilogi Nolan sebenarnya tak menampilkan sosok yang sama, meskipun Christian Ba […]
    anick
  • Kakawin
    Pada suatu hari, di taman paviliun istana, Marmmawati, permaisuri, menemukan sebait puisi di kelopak sekuntum bunga pudak. Terpesona, ia pun menyalinnya. Lalu ia cepat-cepat kembali ke kamar. Gerimis turun. Dalam kesendiriannya, ia baca sajak itu dengan setengah berbisik. Dan kesalahpahaman pun terjadi. Baginda Jayawikrama mendengar suara bisik itu ketika ia […]
    anick
  • Teeuw (1921-2012)
    Pada umur 26, Andries Teeuw naik kapal pos, mengarungi laut, melintasi Terusan Suez, dan sampai di pelabuhan Sabang. Itu tahun 1947. Perjalanan yang tak menjanjikan ketenteraman. Hanya dua tahun sebelumnya Indonesia menyatakan diri merdeka. Belanda, yang merasa dibangkang, kemudian mengirim pasukan untuk menaklukkannya kembali. Tapi Teeuw, kelahiran Gorinche […]
    anick
The Big DayFebruari 9th, 2012
The big day is here.

RSS Fakta News

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: