adha panca wardanu

Beranda » Rekayasa Proses Produk Pertanian » Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sisa jamur merang (Volvariella volvacea)(TKSJ) sebagai pupuk organik pada pembibitan kelapa sawit

Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sisa jamur merang (Volvariella volvacea)(TKSJ) sebagai pupuk organik pada pembibitan kelapa sawit

Statistik Blog

  • 467,339 hits

Arsip

Go Green Indonesia

go green indonesia!
Iklan

Utilization of spent mushroom (Volvariella volvacea) media derived from empty fruit bunches
of oil palm (SMEB) as organic fertilizer on oil palm seedling

Happy WIDIASTUTI & TRI-PANJI
Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia, Bogor 16151, Indonesia

Ringkasan
Penggunaan bahan lignoselulosa sebagai medium jamur merang (Volvariella volvacea) diketahui dapat menghasilkan senyawa karbon rantai pendek demikian pula hara tersedia, sehingga diduga bahan ini dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian
tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sisa medium jamur merang (TKSJ) terhadap pertumbuhan dan serapan hara bibit kelapa sawit. Percobaan dilakukan di rumah kaca menggunakan tanah bereaksi masam. TKKS sisa medium jamur merang (TKSJ) sesuai dosis perlakuan dicampur dengan tanah dan selanjutnya bibit kelapa sawit
ditanam di polibag berukuran 60 x 50 cm.
Percobaan dilakukan untuk menguji 20 perlakuan yang merupakan kombinasi empat tingkat TKSJ (0, 25%, 50% dan 75% b/b) dan lima dosis pupuk konvensional (0, 25%, 50%, 75% dan 100%) dosis rekomendasi. Percobaan dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap dengan pola faktorial. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian TKSJ pada tingkat 25% dapat meningkatkan tinggi bibit, bobot basah akar,
batang, dan bibit serta bobot kering batang kelapa sawit. Namun, untuk peubah bobot kering daun diperlukan pemberian TKSJ yang lebih tinggi yaitu 50%. Pemupukan pada dosis 25% rekomendasi meningkatkan tinggi, bobot basah batang dan daun sedangkan untuk jumlah daun dan bobot basah bibit diperlukan dosis pupuk
50%. Serapan hara K dan Mg nyata lebih tinggi pada pemberian 75% TKSJ. Pemberian TKSJ pada jumlah yang tinggi (hingga 75% b/b) tidak menyebabkan penurunan berbagai peubah pertumbuhan dan serapan hara, namun pemberian pupuk 100% rekomendasi cenderung menurunkan berbagai peubah pertumbuhan dan serapan hara N, P, K, dan Mg bibit kelapa sawit.
Lihat Jurnal Lengkap

Iklan

2 Komentar

  1. lyana berkata:

    isi bacaannya bagus,,
    boleh nanyak?
    selain media tandan kelapa sawit kosong, apa ada lagi media yang lainnya?
    trimakash…

    Suka

  2. mufti berkata:

    untuk tambahan mengenai media tanam TKKS untuk jamur merang 🙂
    http://tanigemilang1.blogspot.com/

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

RSS Catatan Dahlan Iskan

  • Piala Dunia untuk Celeng
    Kamis, 12 Juli 2018 Oleh: Dahlan Iskan Celeng membawa durian runtuh: untuk pemerintah Thailand. Sejak melakukan kudeta militer tiga tahun lalu baru sekali ini dapat pujian internasional. Berhasil menangani pemain bola remaja yang tergabung dalam klub Babi Hutan. Alias Celeng. Sudah tiga tahun tidak ada kebebasan pers di sana. Tidak ada kebebasan bicara. Tida […]
  • Tim Celeng Happy Ending
    Rabu, 11 Juli 2018 Oleh: Dahlan Iskan Mulai besok 12 remaja pegunungan pedalaman Thailand ini sudah tidak akan dipanggil Celeng 1, Celeng 2, Celeng 3 sampai Celeng 12 lagi. Para remaja itu memang tergabung dalam klub sepakbola di desa mereka. Nama klubnya: Wild Boars. Alias babi hutan. Alias celeng. ”Celeng 2 sudah keluar dari mulut … Baca lebih lanjut → […]
  • Tim yang Sama untuk Gua yang Sama
    Selasa, 10 Juli 2018 Oleh: Dahlan Iskan Kenapa nama empat remaja itu dirahasiakan? Yang berhasil diselamatkan tahap satu itu? Dari jebakan gua Tham Luang, di pedalaman Thailand itu? Tentu karena yang sembilan lagi masih belum berhasil dikeluarkan. Agar tidak banyak pertanyaan: mengapa, mengapa, mengapa… Lebih seribu wartawan juga tidak bisa dapat bocoran. Me […]
  • Drama Remaja Dalam Gua
    Senin, 09 Juli 2018 Oleh: Dahlan Iskan Ini seperti kisah-kisah petualangan remaja ala Enid Blyton. Sejumlah anak remaja masuk gua. Terjebak di dalamnya. Berhari-hari. Orang tua mereka cemas. Pahlawan tidak segera datang. Tapi ini sungguhan. 12 remaja beneran ini sudah dua minggu terjebak dalam gua beneran. Terperangkap. Minggu kemarin lebih 1.000 wartawan be […]
  • Trend Baru: Bayar Bagasi Apa Lagi
    Minggu, 8 Juli 2018 Oleh: Dahlan Iskan Pelopornya: bandara Hongkong. Korbannya: bukan Anda. Sementara ini yang jadi korban adalah perusahaan penerbangan. Entahlah kalau airlines akan meneruskan beban baru ini kepada penumpang. Kelak. Meneruskan atau tidak mestinya saya tidak perlu peduli. Manajemen bandara Hongkong bikin beban baru: untuk bagasi. Satu bagasi […]
  • Serba Ada di Samarinda
    Sabtu, 07 Juli 2018 Oleh: Dahlan Iskan Saya video kamar VIP istri saya. Saya kirimkan ke teman saya. Yang di Singapura. Juga yang di Tiongkok. “Benarkah itu rumah sakit di Samarinda?,” ujar mereka. Keduanya pernah ke Samarinda. Hampir sepuluh tahun lalu. Saat Samarinda masih gelap: sering mati lampu. ”Kelihatannya lebih bagus dari kamar Anda di … Baca lebih […]
  • Perang Itu Dimulai Besok Pagi
    Jumat, 06 Juli 2018 Oleh: Dahlan Iskan Nanti malam. Ya. Nanti malam.Pukul 00.00. Perang itu harus dimulai. Sudah tidak ada lagi langkah mundur. Tidak sempat lagi negosiasi. Perang dagang Amerika-Tiongkok ini harus dimulai: Amerika mengenakan tarif masuk 25 persen. Untuk sejumlah barang Tiongkok yang diekspor ke sana. Terutama baja dan alumunium. Yang nilainy […]

RSS Catatan Pinggir

  • Origami
    Seorang penulis sejarah yang baik tahu bahwa ia seorang penggubah origami. Ia membangun sesuatu, sebuah struktur, dari bahan-bahan yang gampang melayang. Sebab bahan penyusunan sejarah sesungguhnya bagaikan kertas: ingatan. Ingatan tak pernah solid dan stabil; ingatan dengan mudah melayang tertiup. Seperti kertas, ketika ia menampakkan diri di depan kita, se […]
    anick
  • Batman
    Batman tak pernah satu. Maka ia tak berhenti. Apa yang disajikan Christopher Nolan sejak Batman Begins (2005) sampai dengan The Dark Knight Rises (2012) berbeda jauh dari asal-muasalnya, tokoh cerita bergambar karya Bob Kane dan Bill Finger dari tahun 1939. Bahkan tiap film dalam trilogi Nolan sebenarnya tak menampilkan sosok yang sama, meskipun Christian Ba […]
    anick
  • Kakawin
    Pada suatu hari, di taman paviliun istana, Marmmawati, permaisuri, menemukan sebait puisi di kelopak sekuntum bunga pudak. Terpesona, ia pun menyalinnya. Lalu ia cepat-cepat kembali ke kamar. Gerimis turun. Dalam kesendiriannya, ia baca sajak itu dengan setengah berbisik. Dan kesalahpahaman pun terjadi. Baginda Jayawikrama mendengar suara bisik itu ketika ia […]
    anick
  • Teeuw (1921-2012)
    Pada umur 26, Andries Teeuw naik kapal pos, mengarungi laut, melintasi Terusan Suez, dan sampai di pelabuhan Sabang. Itu tahun 1947. Perjalanan yang tak menjanjikan ketenteraman. Hanya dua tahun sebelumnya Indonesia menyatakan diri merdeka. Belanda, yang merasa dibangkang, kemudian mengirim pasukan untuk menaklukkannya kembali. Tapi Teeuw, kelahiran Gorinche […]
    anick
The Big DayFebruari 9th, 2012
The big day is here.

RSS Fakta News

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: