adha panca wardanu

Beranda » Lingkungan dan Ekologi Industri » Potensi Hasil Samping Industri Kelapa Sawit

Potensi Hasil Samping Industri Kelapa Sawit

Statistik Blog

  • 326,570 hits

Fan Page

Arsip

Go Green Indonesia

go green indonesia!

Manajemen bisnis yang menggabungkan effisiesi ekonomi dan ekologi atau lebih dikenal dengan ekoeffisiensi merupakan salah satu konsep dalam pengembangan industri yang berkelanjutan. Prinsip ekoefisiensi adalah memanfaatkan pelayanan ekologi lingkungan sebagai masukan produksi sehingga biaya produksi menjadi lebih rendah, meningkatkan keuntungan dan daya saing terhadap industri lain yang sejenis.

Industri kelapa sawit di Indonesia merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan perekonomian indonesia. Industri kelapa sawit selain menghasilkan minyak kelapa sawit (CPO) dalam proses produksinya juga menghasilkan limbah maupun produk samping. Dari kegiatan industri kelapa sawit akan dihasilkan berbagai jenis limbah padat maupun cair. Karena volume panen yang cukup tinggi per tahun, maka volume limbah yang
dihasilkan juga luar biasa tingginya. Dengan keseragaman sifat-sifat dan keberadaannya, maka peluang pengolahannya menjadi produk samping menjadi sangat prospektif untuk dikembangkan.

Untuk mengoptimalkan biaya produksi dan meningkatkan daya saing serta pengelolaan limbah maka limbah-limbah yang dihasil dimanfaatkan kembali menjadi produk samping yang bermanfaat dan ramah lingkungan sehingga memenuhi tujuan dari ekoefisiensi.
Potensi potensi hasil samping dari industri kelapa sawit yang memiliki peluang untuk dikembangkan antara lain untuk sumber energi terutama listrik. Secara nasional terdapat sekitar 205 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Indonesia di mana sekitar 86 persen berada di luar Jawa. Produksi tandan buah segar (TBS) tahun 2004
diperkirakan mencapai 53,8 juta ton dan limbah padat organik berupa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebesar 12,4 juta. Oleh karena nilai energi panas (calorific value) dari TKKS sebagai bahan bakar generator listrik dapat mencapai 18 796 kJ/kg, maka energi yang dihasilkan dapat dikonversikan menjadi listrik dengan jumlah yang cukup signifikan. Sebagai ilustrasi, sebuah PKS dengan kapasitas 200 ribu ton TBS per tahun
menghasilkan 44 ribu ton TKKS (kadar air 65 persen) yang mampu membangkitkan energi ekuivalen dengan 2,3 MWe (megawatt-electric) pada tingkat efisiensi konversi 25 persen.

Potensi biogas yang dapat dihasilkan dari pengolahan limbah cair juga sangat menjanjikan. Dari 600-700 kg limbah cair dapat diproduksi sekitar 20 meter kubik biogas. Dengan mengacu pada data produksi tahun 2004, limbah cair yang dihasilkan diperkirakan mencapai 37.633 juta ton. Volume yag luar biasa besarnya ini bisa
menghasilkan biogas mencapai 1075 juta meter kubuk. Jika nilai kalor biogas rata-rata berkisar antara 4700-6000 kkal/m3 atau 20-24 MJ/m3, maka produksi biogas sebesar itu setara dengan 516 ribu ton gas LPG, 559 juta liter solar, 665,5 juta liter minyak tanah, atau 5052,5 MWh listrik. Ini tentu bukan nilai yang dapat hanya dipandang sebelah mata. Apalagi jika asumsi tahun 2010 Pulau Jawa akan kehabisan listrik itu benar adanya.

Potensi limbah cair sebagai penghasil listrik sudah dikembangkan di Malaysia. Sejak
tahun 2001 negara jiran ini melaksanakan program yang disebut dengan Small
Renewable Energy Programme (SREP). Salah satu energi terbarukan yang
dikembangkan dalam program ini adalah mengolah limbah cair PKS menjadi biogas.
Bumibiopower (Pantai Remis) Sdn Bhd adalah salah satu perusahaan di Malaysia yang
melaksanakan proyek produksi biogas tersebut. Biogas yang dihasilkan selanjutnya
dimanfaatkan untuk generator listrik dengan kapasitas 1-1,5 MW.

Alternatif lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah limbah padat kelapa sawit yang paling sederhana adalah menjadikannya briket arang. Caranya dengan pemadatan melalui pembriketan, pengeringan, dan pengarangan. Pusat Penelitian Kelapa Sawit telah berhasil merancang bangun paket teknologi untuk produksi briket arang ini, baik dari bahan TKKS maupun cangkang sawit. Karena sifat bahan yang berbeda, bahan
TKKS memerlukan tungku tipe vertikal, sedang untuk cangkang diperlukan tungku horizontal guna menghasilkan arang bermutu tinggi (Nilai Kalor > 5000 kalori/gram).

Proses pembriketan dapat dilakukan dengan mesin pembriket tipe ulir dengan kapasitas satu ton per hari. Mesin ini menghasilkan briket arang berbentuk silinder dengan diameter 5 cm dan panjang 10-30 cm sesuai dengan ukuran briket arang komersial dari serbuk gergaji. Keunggulan produk arang ini antara lain karena permukaannya halus dan tidak meninggalkan warna hitam bila dipegang.

Kernel (biji sawit); biji sawit ini juga dapat diolah lagi menjadi produk minyak. Pengolahan kerenel sawit ini sudah banyak dilakukan oleh berbagai industri. Bahkan di Malaysia, penelitian untuk pemanfaatan kernel ini sudah banyak berkembang. Hasil penelitian terakhir menyebutkan bahwa kernel juga sangat bagus sebagai bahan pakan ikan, sebab mengandung protein yang cukup bagus bagi pertumbuhan ikan.

Cangkang biji sawit dan serat ; cangkang sawit dianggap sebagai salah satu potensi hasil samping lain yang dimanfaatkan sebagai sumber energi. Untuk pengolahan 1 ton TBS, normalnya membutuhkan 20-25 kWh tenaga listrik dan 0,75 ton uap air. Pembakaran serat dan cangkang biasanya akan menghasilkan 45 kWh dari 210 kg cangkang dan serat dan untuk pembakaran tandan kosong (230 kg) akan menghasilkan 35 kWh. Artinya hanya dengan pembakaran limbah padatnya saja sudah bias mencukupi kebutuhan listrik pabrik, sisanya 56 kWh bisa di jual atau digunakan untuk keperluan lain.

Tandan kosong memiliki potensi yang cukup besar untuk dapat dimanfaatkan lagi. Selama ini di pabrik pengolahn kelapa sawit tandan kosong ini hanya dip roses melalui proses pembusukan (fermentasi) dan kemudian dimanfaatkan kembali sebagi pupuk bagi tanaman saweit itu sendiri. Namun dibeberapa Negara (bahkan Malaysia) sudah mulai memanfaatkan tandan kosong ini sebagai salah satu bahan pulp untuk pembuatanm kertas selain itu dapat di gunakan juga sebagai media budidaya jamur sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan mengurangi limbah padat yang dihasilkan.

Limbah cair dilakukan pemisahan terlebih dahulu antara minyak dan airnya. Sebelum air tersebut digunakan untuk mesin pemanas generator yang berfungsi sebagai suplai energi sebagai mesin penggerak mesin di pabrik CPO tersebut sedangkan minyak sawit hasil pengutipan dapat dijadikan sebagai sumber karotenoid dan bahan baku pabrik sabun sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan mengurangi limbah yang dihasilkan.
Kesemua potensi pemanfaatan hasil samping tersbut memiliki peluang untuk dikembangkan guna mendukung industri kelapa sawit yang berkelanjutan.


3 Komentar

  1. Teman Lama mengatakan:

    Selamat pagi Adha,
    Terima kasih atas info berharganya.
    Lebih lanjut saya ingin tanyakan, apakah ada laporan resmi tentang potensi jumlah Tandan Kosong Sawit disekitar Riau dan Jambi??
    Bagaimana dengan cangkang sawit. Apakah juga ada laporan dengan hal ini.

    Suka

  2. nugroho dp mengatakan:

    Salam,

    Mohon info data volume terakhir (2009, 2008) untuk berikut;

    1. Volume produksi PKS/Palm Kernel Shell/Cangkang annually di Indonesia

    2. Tempat asal yang paling banyak
    3. trend harga
    4. Perusahaan yang berkecimpung dalam bisnis ini (alamat atau contct person)
    5. mohon sekiranya bisa juga kontak saya by email, ada perusahaan korea pingin import cangkang

    thanks

    http://www.picturetrail.com/nugrohodp

    Suka

  3. Budiman mengatakan:

    Sya mau tanyakan seberapa jauh kah penanganan limbh padat yg ad d kalbar ini,klu pun sdh ada sya ingin menimba ilmu dan bekerja sama. . . . ,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Dahlan Iskan

  • Setelah Istri Membawa Rezeki Scaffolding
    Senin, 27 Juni 2016 Hilangkan kebencian! Kata Mohed. Sekian puluh tahun kemudian, Mohed, yang waktu kecil dididik dengan penuh kebencian, memiliki lebih dari seratus perusahaan. Di seratus negara. Menarik: dia orang Syria. Suku Badui. Yang dulu hidup berpindah-pindah di padang pasir. Kini Mohed tinggal di Prancis Selatan. ”Itulah kunci sukses saya,” ujar Moh […]
  • Pengakuan dari Tangis dalam Pelukan
    Senin, 20 Jun 2016 Awalnya Donald Trump seperti mendapat senjata baru: seorang beragama Islam menembaki orang Amerika di sebuah nite club bernama Pulse di Orlando. Penembakan di Minggu dini hari itu membuat 49 orang tewas. Sangat mengejutkan sekaligus wow: terbesar dalam sejarah Amerika untuk sebuah penembakan yang dilakukan satu orang. Hanya dalam hitungan […]
  • Di Saat Ali Meninggal, Komedi Tidak Mati
    Senin, 13 Juni 2016 Muhammad Ali sudah pergi. Tapi, dia tidak pernah meninggal. Itulah kata penutup yang manis dari sambutan seorang komedian terkemuka Amerika Billy Crystal. Dia bukan hanya pemegang 33 award di bidang komedi, tapi juga dianggap adik sendiri oleh almarhum Ali. Jutaan orang menyaksikan secara live siaran tv acara besar di gedung basket … Baca […]
  • Tahun Lalu Berkunjung, Sekarang Melayat
    Minggu, 12 Juni 2016 Untuk menghadiri pemakaman jenazah Muhammad Ali di Louisville, kota terbesar di Negara Bagian Kentucky, saya harus mengendarai mobil ke arah timur selama 2,5 jam dari tempat tinggal sementara saya di kota kecil Evansville. Saya berangkat pukul 08.30 karena salat jenazah dilaksanakan pukul 12.00 tepat. Perjalanan lancar karena selama 2,5 […]
  • Humor Tinggi dan Marahnya Seorang Presiden Santun
    Senin, 6 Jun 2016 Presiden Obama kembali jadi pelawak. Di depan forum tahunan wartawan Washington bulan lalu, gelak tawa tidak habis-habisnya. Seperti setahun sebelumnya: setengah jam pidato tepuk tangannya lebih dari 70 kali. Salah satu sasaran humornya tentu para calon presiden. Setelah lama ngelawak dan ngerjain dua capres dari partainya sendiri, Bernie S […]
  • Kembali ke Kesukuan dengan Alat Keglobalan
    Senin, 30 Mei 2016 Kini ada banjir yang tidak mengenal musim: banjir informasi. Ada semangat yang terus kian tinggi: semangat membuat grup di media sosial. Itulah gejala baru pada zaman media elektronik sekarang ini. Ada baiknya, ada bahayanya. Dan yang pasti banyak repotnya. Dan sering low batt-nya. Hampir tiap minggu saya di-invite. Untuk dimasukkan satu … […]
  • Alat Vital Baru dengan Harga Bermiliar
    Senin, 23 Mei 2016 Sukses ini begitu penting di Amerika. Sukses uji coba transplan penis. Jadi salah satu berita terpenting. Sebab, begitu banyak tentara yang rusak kemaluannya di medan perang. Utamanya di Afghanistan, Iraq, dan sekitarnya. Mereka adalah orang-orang perkasa. Masih muda. Belia. Banyak yang baru 20 tahun. Kuat-kuatnya. Meski tidak mati, tanpa […]

RSS Catatan Pinggir

  • Origami
    Seorang penulis sejarah yang baik tahu bahwa ia seorang penggubah origami. Ia membangun sesuatu, sebuah struktur, dari bahan-bahan yang gampang melayang. Sebab bahan penyusunan sejarah sesungguhnya bagaikan kertas: ingatan. Ingatan tak pernah solid dan stabil; ingatan dengan mudah melayang tertiup. Seperti kertas, ketika ia menampakkan diri di depan kita, se […]
    anick
  • Batman
    Batman tak pernah satu. Maka ia tak berhenti. Apa yang disajikan Christopher Nolan sejak Batman Begins (2005) sampai dengan The Dark Knight Rises (2012) berbeda jauh dari asal-muasalnya, tokoh cerita bergambar karya Bob Kane dan Bill Finger dari tahun 1939. Bahkan tiap film dalam trilogi Nolan sebenarnya tak menampilkan sosok yang sama, meskipun Christian Ba […]
    anick
  • Kakawin
    Pada suatu hari, di taman paviliun istana, Marmmawati, permaisuri, menemukan sebait puisi di kelopak sekuntum bunga pudak. Terpesona, ia pun menyalinnya. Lalu ia cepat-cepat kembali ke kamar. Gerimis turun. Dalam kesendiriannya, ia baca sajak itu dengan setengah berbisik. Dan kesalahpahaman pun terjadi. Baginda Jayawikrama mendengar suara bisik itu ketika ia […]
    anick
  • Teeuw (1921-2012)
    Pada umur 26, Andries Teeuw naik kapal pos, mengarungi laut, melintasi Terusan Suez, dan sampai di pelabuhan Sabang. Itu tahun 1947. Perjalanan yang tak menjanjikan ketenteraman. Hanya dua tahun sebelumnya Indonesia menyatakan diri merdeka. Belanda, yang merasa dibangkang, kemudian mengirim pasukan untuk menaklukkannya kembali. Tapi Teeuw, kelahiran Gorinche […]
    anick
The Big DayFebruari 9th, 2012
The big day is here.

RSS Fakta News

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: